Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh sikap, norma subjektif, dan persepsi kontrol perilaku terhadap pertimbangan etis melalui peran mediasi akuntabilitas moral pada pengelola keuangan publik dan auditor internal. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih adanya permasalahan akuntabilitas dalam tata kelola keuangan publik serta pentingnya integrasi dimensi perilaku, moral, dan spiritual dalam memperkuat pengambilan keputusan yang berintegritas. Penelitian menggunakan pendekatan metode campuran dengan mengombinasikan analisis kuantitatif melalui Structural Equation Modeling dan interpretasi tematik kualitatif dari wawancara semi terstruktur terhadap auditor internal dan pejabat pengelola keuangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sikap dan persepsi kontrol perilaku berpengaruh signifikan terhadap akuntabilitas moral, sedangkan norma subjektif tidak menunjukkan pengaruh langsung. Akuntabilitas moral terbukti berperan kuat dalam membentuk pertimbangan etis serta memediasi hubungan antara faktor perilaku dan refleksi etis, yang menunjukkan bahwa keputusan etis lebih dipengaruhi oleh tanggung jawab moral yang terinternalisasi dibandingkan tekanan sosial eksternal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan akuntabilitas moral melalui pengembangan profesional dan tata kelola berbasis etika dapat meningkatkan integritas, meminimalkan risiko perilaku tidak etis, dan memperkuat akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan publik.
Copyrights © 2026