Penelitian ini mengkaji peran akuntansi keuangan dalam mendukung kinerja usaha pabrik kelapa di Desa Apela Dua. Pendekatan deskriptif kualitatif digunakan dengan pengumpulan data melalui wawancara semi-terstruktur dengan pemilik pabrik, dilengkapi observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan akuntansi keuangan secara signifikan meningkatkan kinerja perusahaan, khususnya dalam manajemen keuangan, pengambilan keputusan, dan transparansi pelaporan keuangan. Namun, masih terdapat beberapa kendala, seperti keterbatasan pengetahuan akuntansi dan belum adanya praktik pencatatan yang sistematis. Keterbatasan ini menghambat pemanfaatan informasi keuangan secara optimal dalam pengambilan keputusan manajerial. Oleh karena itu, perusahaan perlu memperkuat kompetensi sumber daya manusia serta mengadopsi sistem akuntansi yang lebih terstruktur dan standar untuk meningkatkan kinerja secara keseluruhan.Penelitian ini menghadirkan kebaruan dengan menyoroti usaha kecil berbasis kelapa, sebuah sektor yang jarang dikaji dalam studi akuntansi. Novelty terletak pada keterkaitan langsung antara praktik akuntansi keuangan dengan kinerja perusahaan dalam konteks agroindustri pedesaan. Kontribusi utama penelitian ini adalah memberikan rekomendasi praktis untuk meningkatkan literasi akuntansi dan penerapan pencatatan yang terstruktur, sehingga dapat menjadi strategi dalam memperkuat transparansi, daya saing, dan keberlanjutan usaha lokal.
Copyrights © 2026