JURNAL AKUNIDA
Vol. 12 No. 1 (2026): June

ESKALASI KRISIS GEOPOLITIK DAN EFISIENSI PASAR: ANALISIS MULTIFRAKTAL KOMPARATIF PADA HARGA EMAS DAN MINYAK MENTAH SERTA DAMPAKNYA TERHADAP PENGAKUAN LABA DAN RISIKO AKUNTANSI

Roja Putera Mahyudin (UNISKA MAB Banjarmasin)
Fanlia Adi Primadana (UNISKA MAB Banjarmasin)



Article Info

Publish Date
10 Jun 2026

Abstract

Penelitian ini menginvestigasi dampak krisis geopolitik (2014–2019 vs. 2020–2026) terhadap efisiensi pasar, pengakuan laba, dan risiko akuntansi pada minyak mentah (Brent) dan emas. Menggunakan Multifractal Detrended Fluctuation Analysis (MF-DFA) yang diintegrasikan dengan Empirical Mode Decomposition (EMD) (Rydin et al., 2022), penelitian ini mengekstraksi spektrum multifraktal (∆α) dan eksponen Hurst (H). Hasil empiris menunjukkan perilaku yang sangat berbeda: pasar emas terdegradasi dari kondisi rasional menjadi tidak efisien dan anti-persisten (∆α) melebar dari 0,1793 menjadi 0,5823; H turun menjadi 0,4120) akibat kepanikan spekulatif. Sebaliknya, Brent menunjukkan ketahanan struktural (H bergeser dari 0,5455 ke 0,4612). Meningkatkan temuan Cheng et al. (2026), studi ini membuktikan bahwa faktor penawaran dan permintaan fisik pada komoditas energi menstabilkan struktur pasar Brent, sehingga membatasi perilaku spekulatif yang umumnya memengaruhi aset safe-haven. Sebagai implikasinya, volatilitas emas menyulitkan pengukuran nilai wajar dan meningkatkan risiko akuntansi, sementara ketahanan Brent mendukung pengakuan laba yang lebih konsisten. Kesimpulannya, krisis ekstrem tidak mendegradasi efisiensi pasar secara seragam pada seluruh kelas aset.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

JAKD

Publisher

Subject

Social Sciences Other

Description

Jurnal Akunida merupakan media publikasi ilmiah yang memuat artikel-artikel di bidang akuntansi dan bisnis dengan ruang lingkup akuntansi keuangan, akuntansi biaya, akuntansi sektor publik dan sistem informasi akuntansi. jurnal ini didedikasikan untuk menumbuhkan kreasi dan petukaran ide diantara ...