Limbah Tandan kosong kelapa sawit (TKKS) di Indonesia dewasa ini sangat melimpah, sebagai limbah hasil pertanian yang diperoleh dari industri pengolahan sawit, material ini sering dibuang meskipun serat dari TKKS ini masih dapat dimanfaatkan, bahkan sering dibakar atau digunakan sebagai mulsa. Penelitian ini menganalisa kekuatan Tarik mekanik serat tunggal yang diekstrak dari empat jenis bagian serat yang berbeda, yaitu bagian Serat Duri Segar, Serat Tandan Segar, Serat Duri Hasil Rebusan dan Serat Tandan Hasil Rebusan yang selanjutnya serat tersebut di perlakukan dengan menggunakan larutan Natrium Hidroksida (NaOH) sebanyak 10 %, untuk meningkatkan sifat mekanik dengan menghilangkan lignin dan komponen non selulosa lainnya. Pengujian tarik dilakukan dengan menggunakan mesin uji Universal Testing Machine (UTM) untuk mendapatkan Tegangan, Regangan Dan Modulus Elastisitas dari setiap jenis serat, hasil menunjukkan bahwa jenis serat dan perlakuan secara signifikan mempengaruhi kinerja mekanik . Serat Duri Segar kekuatan rata-rata tertinggi sebesar 77,44 N/mm2, selanjutnya Serat Tandan Segar 58,38N/mm2, Nilai ini menunjukkan bahwa perlakuan kimia dan proses serta mempengaruhi perilaku mekanik pengujian tarik, penelitian ini menunjukkan potensi serat sebagai alternatif berkelanjutan pengganti serta sintetis yang digunakan dalam komposit serat alami. Dengan perlakuan yang tepat dapat diaplikasikan di berbagai industri, termasuk otomotif, konstruksi dan pengembangan material ramah lingkungan.
Copyrights © 2026