Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk menganalisis gastronomi budaya pecel pincuk Garahan sebagai praktik ekonomi berbasis budaya, mengkaji jaringan sosial-ekonomi yang menopang keberlanjutan usaha, serta mengidentifikasi nilai-nilai budaya yang membentuk identitas lokal masyarakat sasaran. Kegiatan PkM dilaksanakan di Desa Garahan, Kabupaten Jember, Jawa Timur, dengan melibatkan pelaku usaha pecel pincuk, konsumen, dan tokoh masyarakat setempat sebagai mitra kegiatan. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif berbasis perspektif sosiologi ekonomi, dilaksanakan melalui tiga teknik pengumpulan data, yaitu observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Hasil utama kegiatan menunjukkan bahwa pecel pincuk Garahan merupakan entitas gastronomi yang sarat makna budaya, berfungsi sekaligus sebagai strategi ekonomi komunitas dan simbol identitas lokal yang kokoh. Dalam kerangka konsep keterlekatan (embeddedness), praktik jual-beli pecel pincuk tidak semata berorientasi pada keuntungan ekonomi, melainkan juga ditopang oleh relasi kepercayaan, resiprositas, dan solidaritas sosial antarwarga. Masyarakat Garahan terbukti mampu mempertahankan teknik memasak tradisional, penggunaan bahan lokal, dan penyajian khas berbungkus pincuk daun pisang sebagai bentuk resistensi terhadap homogenisasi kuliner modern. Implikasi kegiatan ini adalah meningkatnya kesadaran masyarakat sasaran terhadap pentingnya pelestarian gastronomi lokal sebagai aset budaya sekaligus sumber penghidupan ekonomi berkelanjutan, serta terbukanya peluang pengembangan wisata kuliner berbasis kearifan lokal di Desa Garahan.
Copyrights © 2026