Kabupaten Natuna memiliki posisi strategis di wilayah perbatasan dengan potensi kelautan dan perikanan yang besar. Sebagai lokasi Sentra Kelautan dan Perikanan Terpadu (SKPT), Natuna diharapkan menjadi motor pertumbuhan ekonomi maritim sekaligus penguatan kedaulatan laut. Namun, implementasi program SKPT di daerah ini belum berjalan optimal. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kondisi eksisting SKPT Natuna dan merumuskan strategi pengembangannya. Penelitian dilaksanakan di Pelabuhan Perikanan Selat Lampa menggunakan metode observasi, wawancara, dan penyebaran angket kepada 33 responden kunci. Analisis dilakukan dengan pendekatan EXSTAND, kesesuaian produk, dan SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fasilitas pokok pelabuhan telah memenuhi standar, namun fasilitas penunjang dan ketersediaan sumber daya manusia masih terbatas. Perikanan tangkap teridentifikasi sebagai komoditas unggulan, sementara hasil analisis SWOT menempatkan SKPT Natuna pada posisi strategis (Kuadran I), yang menunjukkan potensi pengembangan melalui strategi agresif. Kebaruan penelitian ini terletak pada evaluasi menyeluruh berbasis indikator teknis dan strategis di tingkat lokal, yang sebelumnya belum banyak dikaji. Rekomendasi yang dihasilkan mencakup penguatan infrastruktur, reformasi kelembagaan, dan peningkatan kolaborasi multi-aktor guna mewujudkan SKPT Natuna sebagai pusat ekonomi kelautan yang berkelanjutan.
Copyrights © 2026