Perekaman suara bawah air pada umumnya membutuhkan perangkat dengan biaya tinggi dan kompleksitas tinggi, yang membatasi akses bagi berbagai kalangan pengguna. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui uji kinerja sistem perangkat perekam objek suara bawah air berbasis antarmuka Android smartphone dengan sumber suara buatan (transduser) dan suara alami (Ikan Lele). Tahapan yang dilakukan adalah perancangan hidrofon, perancangan aplikasi android, dan pengujian kinerja sistemnya. Hasil menunjukkan bahwa sistem perekaman yang dikembangkan mampu merekam suara dengan baik pada rentang frekuensi 100 Hz hingga 15 kHz, dengan peningkatan Signal-to-Noise Ratio (SNR) dari 30 dB menjadi 55 dB. Hasil uji integrasi seluruh sistem perangkat untuk mendeteksi suara objek di bawah air yang bersumber dari transduser dan Ikan Lele dapat dideteksi dan dibedakan.
Copyrights © 2025