Perairan Teluk Palabuhanratu memiliki karakteristik energi gelombang yang dinamis karena berbatasan langsung dengan Samudera Hindia, sehingga memerlukan sistem pemantauan yang akurat dan stabil. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan rekonstruksi dan validasi pergerakan moored buoy skala kecil menggunakan sensor akselerometer ADXL345 berbasis MEMS dan mikrokontroler ESP32. Data diambil pada Juli 2024 di perairan dengan kedalaman 30–40 meter untuk menangkap energi gelombang swell selama puncak Monsun Tenggara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa buoy memiliki stabilitas hidrodinamika yang sangat baik, dengan fluktuasi sudut pitch dan roll tetap berada di bawah ambang batas toleransi 15° (berkisar ±5° hingga ±7,5°). Pergerakan horizontal terjaga dalam radius maksimum 12,8 cm, yang mengonfirmasi efektivitas sistem tambat dalam meredam gaya seret arus permukaan. Analisis spektral berhasil mengidentifikasi distribusi energi multi-skala, meliputi gelombang swell pada periode ~12 detik dan sinyal pasang surut semi-diurnal pada periode ~12,4 jam. Integrasi antara stabilitas fisik dan presisi pemrosesan sinyal ini memvalidasi keandalan platform sensor dalam memantau dinamika pesisir secara komprehensif.
Copyrights © 2025