Persaingan yang semakin kompetitif di bidang industri kuliner menuntut setiap pelaku bisnis untuk memahami variabel yang mempengaruhi perilaku pelanggan, terutama yang mendorong minat beli ulang, seperti harga dan lokasi. Kedua faktor tersebut dapat mendorong persepsi konsumen tentang nilai dan kenyamanan saat memilih tempat makan. Penelitian ini dilakukan untuk melihat bagaimana pengaruh harga produk dan lokasi terhadap minat beli ulang pelanggan Kopi Moyan di Kecamatan Sumur Bandung, Kota Bandung. Harga dan lokasi merupakan variabel bebas, sedangkan minat beli ulang konsumen merupakan variabel terikat. Penelitian ini menggunakan metodologi kuantitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif verifikatif. Semua pelanggan Kopi Moyan menjadi populasi dalam penelitian (sampel jenuh). Data penelitian dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner dan kemudian dianalisis menggunakan SPSS v26 koefisien determinasi berbantuan dan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan interval penilaian skala likert, persepsi konsumen tentang harga, lokasi, dan minat beli ulang konsumen berada pada kategori tinggi. Hasil pengujian statistik menegaskan adanya korelasi yang signifikan antara minat beli ulang pelanggan dan harga secara bersamaan. Koefisien determinasi (R2) sebesar 0.775 menyatakan bahwa variabel harga dan lokasi sebesar 77.5% dapat bertanggung jawab atas variasi minat beli ulang. Variabel lainnya yang tidak termasuk dalam penelitian ini menyumbang sisa 22.5%.
Copyrights © 2026