Kecamatan Natar merupakan salah satu kecamatan penghasil ayam terbesar di Provinsi Lampung. PT Ciomas Adisatwa berperan memberikan fasilitas sarana produksi ternak dan bimbingan teknis, tetapi belum semua peternak tertarik bergabung. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui keunggulan dan kelemahan pola usaha mandiri dan kemitraan, (2) menganalisis perbedaan pendapatan antara kedua pola usaha, serta (3) menganalisis kelayakan finansial usaha ternak ayam ras pedaging pada pola mandiri dan kemitraan di Kecamatan Natar dengan metode sensus serta dianalisis secara deskriptif dan kuantitatif. Hasil menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan pendapatan yang signifikan antara pola mandiri dan kemitraan, nilai Signifikansi > 0,05 (0,812>0,05). Pola mandiri memiliki NPV sebesar Rp123.640.816, IRR 30%, Net B/C 2,92, Payback Period 1 tahun 7 bulan 23 hari dan BEP selama 14 tahun 2 bulan 6 hari. Pola kemitraan lebih unggul dengan NPV sebesar Rp155.526.464, IRR 47%, Net B/C 4,52, Payback Period 1 tahun 4 bulan 18 hari dan BEP selama 14 tahun 1 bulan 7 hari. Berdasarkan kriteria investasi tersebut, usaha ayam broiler layak untuk dijalankan.
Copyrights © 2025