Industri tekstil Indonesia menghadapi fluktuasi produktivitas akibat ketidakstabilan proses dan kurangnya perhatian pada faktor manusiawi dalam lean manufacturing. Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh gaya kepemimpinan dan motivasi kerja terhadap produktivitas kerja melalui mediasi lean behavior pada karyawan divisi Quality Control PT. BRA Tekstil. Menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatori dengan Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) berbasis SmartPLS 4.0, data dikumpul dari 60 responden melalui kuesioner skala Likert 1–5. Hasil menunjukkan gaya kepemimpinan berpengaruh positif signifikan terhadap lean behavior (β = 0,437; t = 6,842), motivasi kerja terhadap lean behavior (β = 0,566; t = 8,52), serta lean behavior terhadap produktivitas kerja (β = 0,851; t = 15,823). Nilai R² lean behavior 0,946 dan produktivitas kerja 0,724 mengindikasikan kekuatan model yang sangat tinggi, dengan lean behavior sebagai mediator penuh. Penelitian ini menegaskan pentingnya dimensi perilaku organisasi dalam keberhasilan lean dan merekomendasikan penguatan kepemimpinan transformasional serta budaya lean behavior untuk stabilitas produktivitas di tengah dinamika pasar global.
Copyrights © 2026