Peningkatan aktivitas masyarakat di Kota Banjarbaru menyebabkan bertambahnya volume lalu lintas pada ruas Jalan Ahmad Yani–Trikora sehingga berpotensi memengaruhi kapasitas dan tingkat pelayanan jalan. Kondisi tersebut perlu dianalisis untuk mengetahui kemampuan ruas jalan dalam melayani arus lalu lintas sebagai dasar perencanaan dan pengelolaan transportasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kapasitas ruas Jalan Ahmad Yani–Trikora di Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, melalui perhitungan kapasitas jalan, derajat kejenuhan (DJ), dan tingkat pelayanan jalan (Level of Service/LOS). Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pengumpulan data primer melalui survei lalu lintas pada sembilan periode waktu pengamatan. Data volume kendaraan dikonversi ke satuan mobil penumpang (smp/jam) dan dianalisis berdasarkan Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI) 2023 untuk menentukan kapasitas jalan, nilai derajat kejenuhan, dan tingkat pelayanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa volume lalu lintas tertinggi terjadi pada pukul 17.00–18.00 WITA sebesar 2.763,6 smp/jam, sedangkan volume terendah sebesar 1.330,4 smp/jam terjadi pada pukul 06.00–07.00 WITA. Nilai derajat kejenuhan berkisar antara 0,39–0,82, dengan tingkat pelayanan didominasi oleh LOS C, LOS B pada kondisi arus rendah, dan LOS D pada jam puncak sore. Secara keseluruhan, ruas Jalan Ahmad Yani–Trikora masih mampu melayani arus lalu lintas dalam kondisi stabil, namun pada jam sibuk kapasitas jalan mulai mendekati batas pelayanan sehingga diperlukan upaya manajemen lalu lintas untuk mempertahankan kinerja ruas jalan.
Copyrights © 2026