Latar Belakang: Penyebab remaja putri mengalami anemia, dikarenakan adanya beberapa faktor seperti mengalami menstruasi. Oleh karena itu, remaja putri membutuhkan asupan zat gizi yang cukup, terutama zat besi (Fe), untuk menggantikan zat besi yang hilang dan membantu pembentukan sel darah merah sehingga terhindar dari anemia. Berdasarkan data dari Desa Sidomulyo diketahui bahwa capaian pemberian tablet TTD pada remaja putri di tahun 2022 sebesar 90% namun hanya mencapai 58,9%. Tujuan penelitian diketahui hubungan pengetahuan dan sikap dengan kepatuhan konsumsi tablet Fe pada remaja di Desa Sidomulyo Kabupaten Lampung Selatan Provinsi Lampung. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh remaja putri sebanyak 673 remaja dengan sampel yang digunakan sebanyak 120 responden menggunakan Teknik purposive sampling. Penelitian telah dilakukan di Desa Sidomulyo Kabupaten Lampung Selatan Provinsi Lampung pada bulan Mei – Agustus 2025. Pengumpulan data menggunakan lembar kuesioner, analisis data secara univariat dan bivariat (uji chi square). Hasil: Hasil uji chi square terdapat hubungan pengetahuan dengan kepatuhan konsumsi tablet Fe p-value = 0,000; OR = 24.980, dan adanya hubungan sikap dengan kepatuhan konsumsi tablet Fe p-value = 0,000; OR = 20.182. Kesimpulan: Remaja yang memiliki pengetahuan kurang dan sikap negatif lebih berisiko >20x tidak patuh mengonsumsi tablet Fe, Untuk itu, memberikan penyuluhan tentang anemia pada remaja perlu dilakukan secara berkelanjutan agar remaja menyadari pentingnya mengkonsumsi tablet besi (Fe ) dengan patuh.
Copyrights © 2026