Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya angka kemiskinan di Kabupaten Sumenep yang masih berada di atas rata-rata Provinsi Jawa Timur, sehingga diperlukan instrumen ekonomi Islam yang mampu mendorong pemerataan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. Salah satu instrumen yang memiliki potensi strategis adalah zakat produktif yang dikelola oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sumenep melalui berbagai inovasi program berbasis pemberdayaan dan digitalisasi layanan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh inovasi program zakat produktif terhadap kesejahteraan mustahik di Kabupaten Sumenep. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 50 mustahik penerima program zakat produktif BAZNAS Kabupaten Sumenep. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner, observasi, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan regresi linier sederhana dengan bantuan IBM SPSS Statistics. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inovasi program zakat produktif memiliki pengaruh positif namun tidak signifikan terhadap kesejahteraan mustahik. Hal ini ditunjukkan oleh nilai thitung sebesar 1,309 yang lebih kecil dibandingkan ttabel sebesar 2,011 dengan tingkat signifikansi 0,197 > 0,05. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,034 menunjukkan bahwa kontribusi inovasi program zakat produktif terhadap kesejahteraan mustahik masih relatif kecil. Temuan penelitian menunjukkan bahwa inovasi program zakat belum sepenuhnya mampu meningkatkan kesejahteraan mustahik secara optimal karena masih terdapat kendala pada aspek pendampingan usaha, keterbatasan kapasitas mustahik, dan keberlanjutan program. Penelitian ini merekomendasikan penguatan sistem pendampingan, optimalisasi digitalisasi layanan zakat, dan kolaborasi lintas sektor agar zakat produktif dapat berfungsi lebih efektif sebagai instrumen transformasi ekonomi umat.
Copyrights © 2026