Penerapan konsep keberlanjutan dalam arsitektur interior semakin berkembang sebagai respons terhadap isu lingkungan dan peningkatan limbah material konstruksi. Sekutu Rumah Karya Solo hadir sebagai ruang kreatif yang memanfaatkan material daur ulang sebagai elemen utama pembentuk karakter interior bangunan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan arsitektur interior berkelanjutan melalui eksplorasi estetika material daur ulang pada Sekutu Rumah Karya Solo. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus melalui observasi lapangan, dokumentasi visual, dan analisis elemen interior bangunan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan material bekas seperti anyaman kawat, besi ekspos, kayu daur ulang, serta elemen konstruksi lama tidak hanya berfungsi sebagai upaya pengurangan limbah, tetapi juga membentuk identitas visual dan atmosfer ruang yang unik, industrial, serta adaptif terhadap iklim tropis. Eksplorasi estetika material daur ulang pada bangunan ini menghasilkan kualitas ruang yang fungsional, ekonomis, dan memiliki nilai artistik tinggi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan material daur ulang dalam interior mampu mendukung prinsip arsitektur berkelanjutan sekaligus menciptakan pengalaman ruang yang kontekstual dan inovatif.
Copyrights © 2026