Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi kemiskinan multidimensi rumah tangga di Kabupaten Lima Puluh Kota menggunakan pendekatan Alkire-Foster. Penelitian menerapkan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan sampel rumah tangga yang dipilih melalui teknik multistage random sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner terstruktur dan dokumentasi untuk memperoleh informasi mengenai kondisi deprivasi rumah tangga pada dimensi pendidikan, kesehatan, dan standar hidup. Analisis data dilakukan melalui pendekatan Multidimensional Poverty Index (MPI). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kemiskinan multidimensi rumah tangga di Kabupaten Lima Puluh Kota masih tergolong tinggi. Deprivasi tertinggi ditemukan pada indikator sanitasi, air bersih, bahan bakar memasak, serta kondisi fisik rumah yang menunjukkan bahwa dimensi standar hidup menjadi penyumbang terbesar kemiskinan multidimensi rumah tangga. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengentasan kemiskinan di Kabupaten Lima Puluh Kota tidak cukup hanya melalui peningkatan pendapatan masyarakat, tetapi juga perlu difokuskan pada peningkatan kualitas hidup dasar melalui perbaikan sanitasi, kualitas hunian, akses air bersih, dan layanan dasar lainnya secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026