Diabetes Melitus tipe 2 adalah penyakit kronis yang terjadi baik ketika pankreas tidak memproduksi cukup insulin atau ketika tubuh tidak dapat secara efektif menggunakan insulin yang dihasilkannya. Kejadian DM Tipe 2 sering dikaitkan dengan ukuran antropometri dari seseorang seperti Indeks Massa Tubuh ( IMT), Lingkar Lengan (LILA) dan Lingkar Perut (LP). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui determinan tipe 2 DM dari aspek ukuran antropometri seperti ukuran IMT, LILA dan LP. Penelitian ini menggunakan rancangan case control study. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh pasien yangmemeriksakan diri dan berobat di Poli Umum Puskesmas Wawotobi Kabupaten Konawe pada periode Januari sampai dengan Agustus 2020. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 120 sampel (60 kasus dan 60 kontrol) yang diambil dengan teknik simple random sampling. Hasil penelitian diperoleh ukuran antropometri sebagai determinan kejadian DM Tipe 2 yaitu IMT memiliki nilai P-value = 0,003, OR = 3,237 (CI 95% 1,529-6,853), Lingkar Lengan Atas dengan nilai P-value = 0,001, OR = 3,923 (CI 95% 1,806-8,524), dan Lingkar Perut dengan nilai P-value = 0,001, OR = 5,675 (CI 95% 2,560-12,580), Kesimpulan dari hasil penelitian ini adalah ukuran antropometri yaitu Indeks Massa Tubuh, Lingkar Lengan Atas (LILA), dan Lingkar Perut (LP) merupakan determinan kejadian DM Tipe 2 pasien yang berobat di Poli Umum Puskesmas Wawotobi Kabupaten Konawe
Copyrights © 2026