Upaya pencegahan anemia dapat dilakukan dengan cara mengkonsumsi makanan tinggi protein dan zat besi. Cookiesdengan formulasi tepung kacang merah dan tepung bungkil kelapa diharapkan dapat menjadi alternatif makanan tinggi protein dan zat besi yang mampu mencegah anemia. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh cookiesformulasi tepung kacang merah dan tepungbungkil kelapa terhadap kadar protein, kadar zat besi dan karakteristik sensori. Jenis penelitian menggunakan true experiment menggunakan desain RAL dengan empat formulasi yaitu P0 (100%:0%:0%), P1 (70%:10%:20%), P2 (60%:15%:25%), P3 (50%:20%:30%) dengan enam kali ulangan. Uji kadar protein menggunakan metode mikro Kjedhal, kadar zat besi menggunakan metode spektrofotometer UV-VIS dan karakteristik sensori menggunakan uji skala hedonik dan mutu hedonik. Analisis statistik kadar protein dan kadar zat besi menggunakan uji Kruskal Walliskemudian dilanjutkan uji Mann Whitney. Uji karakteristik sensori menggunakan uji Friedmankemudian dilanjutkan dengan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan kadar protein tertinggi pada P3 sebesar 11,03% dan terendah pada P0 sebesar 8,93%. Kadar zat besi tertinggi pada P3 sebesar 1,47 mg% dan terendah pada P0 sebesar 0,16 mg%. Penambahan tepung kacang merah dan tepung bungkil kelapa pada cookiesberpengaruh signifikan terhadap kadar protein (p = 0,004), kadar zat besi (p = 0,000), karakteristik sensori meliputi skala hedonik (p < 0,05) serta mutu hedonik (p < 0,05). Cookies tersebut berkontribusi sebesar 16,9% (protein) dan 9,8% (zat besi) terhadap pemenuhan AKG remaja putri.
Copyrights © 2026