Stunting merupakan permasalahan kesehatan masyarakat yang serius di Papua, Indonesia, yang berimplikasi pada gangguan pertumbuhan fisik dan perkembangan kognitif anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kemiskinan, pengeluaran pangan, tanpa listrik, lama sekolah perempuan, angka harapan hidup, dan Indeks Ketahanan Pangan (IKP) terhadap prevalensi stunting dengan menggunakan uji regresi linear sederhana. Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan desain cross sectional. Data penelitian diperoleh dari sumber sekunder seperti Badan Pusat Statistik (BPS) dan Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas), mencakup 29 kabupaten/kota di Papua pada 5 tahun (2018,2019,2020,2022,2023). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kemiskinan, pengeluaran pangan, tanpa listrik, dan angka harapan hidup di papua tidak berhubungan signifikan secara statistik terhadap stunting pada tingkat kepercayaan 95% (p = 0,697, p = 0,144, p = 0,746, p = 0,941 (>0,05)). Sedangkan tanpa air bersih, lama sekolah perempuan, dan IKP berhubungan signifikan secara statistik pada tingkat kepercayaan 95% (p = 0,008, p = 0,004, p = 0,746, p = 0,010 (<0,05)).
Copyrights © 2026