Pemilihan laptop yang tepat merupakan kebutuhan penting bagi mahasiswa Program Studi Sistem Informasi dalam mendukung aktivitas akademik dan produktivitas kerja. Penelitian ini mengusulkan Sistem Pendukung Keputusan (SPK) berbasis pendekatan hibrid Analytic Hierarchy Process (AHP) dan Technique for Order of Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS). Pembobotan kriteria diperoleh melalui kuesioner perbandingan berpasangan yang diberikan kepada 17 mahasiswa Program Studi Sistem Informasi dan diolah menggunakan rata-rata geometrik. Hasil AHP menunjukkan bahwa Kapasitas Penyimpanan merupakan kriteria dengan prioritas tertinggi (27,17%), diikuti Jumlah Core (25,86%), RAM (25,13%), Harga (12,64%), dan Resolusi (9,20%), dengan nilai CR = 0,0166 yang menyatakan matriks konsisten. Bobot Kriteria tersebut selanjutnya diterapkan dalam metode TOPSIS untuk mengevaluasi 15 alternatif laptop. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Lenovo IdeaPad Slim 3 Gen 10 memperoleh nilai preferensi tertinggi sebesar 0,7264, diikuti oleh ASUS Vivobook Go 14 E1404F sebesar 0,6047 dan MacBook Air M3 sebesar 0,5588. Penelitian ini membuktikan bahwa pendekatan hibrid AHP-TOPSIS dengan pembobotan berbasis kuesioner mahasiswa menghasilkan rekomendasi laptop yang lebih kontekstual dan representatif sesuai kebutuhan pengguna.
Copyrights © 2026