Status gizi ibu hamil berperan penting dalam menunjang pertumbuhan dan perkembangan janin serta menjaga kesehatan ibu selama kehamilan. Salah satu indikator untuk menilai keadaan gizi ibu dan perkembangan serta pertumbuhan janin adalah pengukuran Lingkar Lengan Atas (LiLA). Jika pengukuran LiLA < 23,5 cm berisiko melahirkan bayi dengan berat badan lahir rendah (BBLR). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan LiLA pada ibu hamil dengan berat badan lahir bayi. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 219 ibu hamil yang melakukan persalinan di Puskesmas Mamboro pada tahun 2024. Sampel penelitian sebanyak 69 orang yang dipilih secara purposive sampling. Data dikumpulkan melalui rekam medis dan buku KIA. Analisis data dilakukan menggunakan Fisher’s Exact Test untuk mengetahui hubungan antara LiLA dan berat badan lahir bayi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ibu dengan LiLA ≥ 23,5 cm sebagian besar melahirkan bayi dengan berat ≥ 2500 gr sebesar (82,4%) dan ibu dengan LiLA < 23,5 cm sebagian besar melahirkan bayi dengan berat < 2500 gr sebesar (55,6%). Terdapat hubungan yang signifikan mengenai lingkar lengan atas (LiLA) pada ibu hamil dengan berat badan lahir bayi dengan p-value = 0,004 (p<0,05). Diharapkan tenaga kesehatan dapat melakukan pengukuran LiLA secara rutin pada setiap ibu hamil dan memberikan edukasi serta konseling gizi secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026