Persaingan bisnis yang semakin kompetitif menuntut perusahaan di Indonesia untuk mengelola sumber daya manusia secara optimal guna mempertahankan kinerja organisasi yang tinggi. Namun, fenomena penurunan kinerja karyawan masih menjadi permasalahan yang serius, salah satunya dipengaruhi oleh rendahnya motivasi kerja dan kurang optimalnya kepemimpinan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan motivasi kerja dan kepemimpinan dengan kinerja karyawan pada PT. X Madiun, baik secara simultan maupun parsial. Metode yang digunakan adalah kuantitatif korelasional dengan melibatkan 119 karyawan aktif yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner valid dan reliabel yang didistribusikan secara online melalui Google Form. Analisis data menggunakan regresi linier berganda, uji F simultan, uji korelasi Pearson, analisis sumbangan efektif, dan analisis stepwise dengan bantuan software JAMOVI. Hasil uji F simultan menunjukkan bahwa motivasi kerja dan kepemimpinan secara bersama-sama berhubungan signifikan dengan kinerja karyawan (F = 824,54; R = 0,967; p < 0,001). Uji korelasi menunjukkan motivasi kerja berhubungan positif dan signifikan dengan kinerja karyawan (r = 0,921; p < 0,001), begitu pula kepemimpinan (r = 0,953; p < 0,001). Kepemimpinan memberikan sumbangan efektif sebesar 9,1% dan motivasi kerja sebesar 8,4% terhadap kinerja karyawan. Aspek Kebutuhan Penghargaan merupakan aspek yang paling dominan berhubungan dengan kinerja karyawan berdasarkan analisis stepwise (R = 0,967). Implikasinya, PT. X Madiun perlu lebih memperhatikan sistem penghargaan, pengembangan karir, serta kualitas kepemimpinan guna meningkatkan kinerja karyawan secara optimal dan berkelanjutan.
Copyrights © 2026