PT. Aerofood Indonesia ACS Kualanamu ialah bisnis yang beranjak di bidang industri produksi makanan dengan pengalaman di atas 49 tahun sebagai penyedia layanan inflight cateringberstandar internasional. Dalam industri pangan, perusahaan ini mempunyai kewajiban besar agar meyakinkan bahwa setiap produk yang dibuat melengkapi standar mutu serta keamanan pangan yang tinggi. Tujuan penelitian ini agar menggambarkan penerapan sistem HACCP dalam proses pembuatan hot mealdori balado di PT. Aerofood Indonesia ACS Kualanamu. Penelitian ini memakai metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilaksanakan dari observasi langsung di area produksi serta wawancara mendalam dengan karyawan yang terlibat, terutama pada bagian produksi dan quality control. Penentuan informan dilakukan menggunakan teknik purposive samplingberdasarkan keterlibatan dan pengetahuan informan terhadap proses penerapan HACCP. Data tambahan diperoleh dari dokumen perusahaan, SOP, literatur buku, jurnal ilmiah, serta penelitian terdahulu yang relevan. Analisis tematik digunakan untuk melakukan analisis data secara kualitatif, dan mencakup proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.Alur produksi hot mealdori balado mencakup beberapa tahap, yaitu diterimanya bahan baku beku (receiving), penyimpanan (storage), proses pencairan (thawing), pengolahan (cooking), pendinginan cepat (blast chilling), pembagian porsi (dishing and portioning), pengemasan, penataan, hingga distribusi ke pesawat. Dalam proses tersebut terdapat lima Critical Control Point(CCP), yaitu pada tahap receiving, storage(chiller dan freezer), cooking, blast chilling, serta dishing and portioning. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi HACCP telah diterapkan dengan baik sesuai standar yang berlaku dan mampu menjaga keamanan serta kualitas produk sampai ke tahap konsumsi penumpang
Copyrights © 2026