Tuberkulosis masih menjadi ancaman kesehatan yang mendesak, dengan tren global dan nasional yang menunjukkan peningkatan kasus. Indonesia menempati posisi kedua kasus tuberkulosis terbanyak di dunia dengan estimasi 1.090.000 kasus pada tahun 2023. SulawesiTengah, termasuk Kabupaten Poso, merupakan wilayah dengan penularan aktif dan beban kasus yang terus meningkat. Remaja menjadi kelompok rentan akibat rendahnya pengetahuan dan perilaku pencegahan yang belum optimal. Kondisi ini menegaskan urgensi edukasi yang efektif untuk meningkatkan pemahaman dan sikap pencegahan salah satunya dengan menggunakan media PowerPoint sebagai media visual yang mampu membantu penyampaian informasi secara lebih menarik dan mudah dipahami. Tujuan: Menganalisis pengaruh pengetahuan terhadap sikap pencegahan tuberkulosis pada remaja kelas IX MTsN 2 Poso melalui PowerPoint sebagai media promosi kesehatan. Penelitian menggunakan desain pre-eksperimental one group pre-test posttestdengan 60 responden yang dipilih melalui teknik simple random sampling berdasarkan kriteria inklusi dan ekslusi. Analisis data dilakukan menggunakan uji Korelasi Rank Spearmandan Wilcoxon. Terdapat hubungan signifikan antara peningkatan pengetahuan dan perubahan sikap pencegahan tuberkulosis, ditunjukkan oleh nilai p-value0.008 pada pre-testdan p< 0.001 pada post-test. Uji Wilcoxonjuga menunjukkan nilai p< 0.001 pada variabel pengetahuan dan sikap, menunjukkan perbedaan yang sangat signifikan antara nilai pre-test danpost-test. Peningkatan pengetahuan terbukti mendorong terbentuknya sikap pencegahan tuberkulosis yang lebih baik pada remaja, sekaligus menegaskan kebutuhan akan edukasi yang konsisten untuk menekan laju penularannya. Temuan ini memperlihatkan bahwa penggunaan media edukasi yang tepat dan efektif, seperti PowerPoint, merupakan strategi krusial dalam memperkuat perilaku pencegahan tuberkulosis.
Copyrights © 2026