Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontroversi dampak letusan gunung api Batur Kintamani terhadap ekonomi, sosial dan lingkungan berdasarkan konsep TBL demi menjaga keberlanjutan destinasi. Teknik penelitian kualitatif ini dilaksanakan dengan wawancara mendalam terhadap sepuluh orang informan kunci yang terlibat langsung dalam aktivitas ekonomi, sosial dan lingkungan pada kawasan geowisata Gunung Batur Kintamani. Temuan penelitian ini adalah pada ketiga aspek yakni ekonomi, sosial dan lingkungan; masyarakat di kawasan Gunung Batur Kintamani memperoleh manfaat yang positif. Terjadi peningkatan pendapatan perkapita masyarakat dari pemanfaatan sumber daya alam pasca letusan dan aktivitas pariwisata. Kolaborasi antara pemangku kepentingan pemerintah dan keterlibatan masyarakat lokal dalam pengelolaan dan pemanfaatan sumber daya alam pasca-erupsi merupakan kunci keberhasilan dalam menciptakan dampak pembangunan berkelanjutan jangka panjang
Copyrights © 2026