Anemia merupakan rendahnya kadar hemoglobin dalam darah yangbanyak terjadipada balita di Indonesia, terutama akibat kekurangan zat besi. Upayapencegahan yang dapat dilakukan adalah melalui pengembangan makanan selingan yang kaya zat besi dan protein. Rolade ayam dengan penambahan hati ayam (ROLATI) merupakan inovasi produk pangan yang berpotensi meningkatkan asupan zat besi pada balita. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui tingkat penerimaan dan estimasi kandungan gizi ROLATI serta menentukan formula terbaik sebagai alternatif makanan pencegah anemia. Desain penelitian ini eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari tiga formula berdasarkan perbandingan daging ayam dan hati ayam, yaitu F1 (80:20), F2 (60:40), dan F3 (50:50). Uji organoleptik dilakukan oleh 50 panelis semi terlatih menggunakan uji hedonik terhadap parameter warna, aroma, tekstur, dan rasa, serta analisis statistik menggunakan uji Kruskal-Wallis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan pada seluruh parameter organoleptik (p>0,05), meskipun F1 cenderung memiliki nilai rata-rata tertinggi. Estimasi kandungan gizi menunjukkan bahwa F3 memiliki kandungan zat besi dan protein tertinggi, yaitu 2,4 mg zat besi dan 6,5 gram protein per sajian. Berdasarkan metode perbandingan eksponensial (MPE), F3 ditetapkan sebagai formula terbaik karena unggul pada parameter dengan bobot tertinggi,yaitu zat besi dan protein. Dengan demikian, F3 berpotensi dikembangkan sebagai makanan selingan alternatif untuk membantu mencegah anemia pada balita
Copyrights © 2026