Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fakta kemanusiaan dan krisis patriarki dalam novel Masīh Darfūr karya Abdul Aziz Sakin dengan menggunakan teori strukturalisme genetik Lucien Goldmann. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik dokumentasi untuk membedah struktur teks sebagai refleksi kondisi sosial masyarakat Darfur, Sudan. Hasil penelitian menunjukkan adanya degradasi nilai maskulinitas yang terwujud dalam bentuk kekerasan sistemik, militerisme buta, dan objektifikasi perempuan oleh kelompok dominan. Melalui posisi pengarang sebagai subjek kolektif, novel ini merepresentasikan pandangan dunia yang mengkritik keruntuhan fungsi protektif laki-laki dan dehumanisasi yang terjadi dalam konflik Darfur.
Copyrights © 2026