JURNAL ILMU KESEHATAN MULIA MADANI YOGYAKARTA
Vol. 7 No. 1 (2026): JURNAL ILMU KESEHATAN MULIA MADANI

Literature Review: Efektivitas Kunjungan Neonatus III (KN3) dan Terapi Komplementer dalam Meningkatkan Kesehatan Bayi Baru Lahir (

Ade lestari ade lestari (Kebidanan)



Article Info

Publish Date
30 Apr 2026

Abstract

INTISARI Periode neonatal merupakan masa kritis dalam kehidupan bayi yang berlangsung sejak lahir hingga usia 28 hari, ditandai dengan proses adaptasi fisiologis yang berpengaruh terhadap kelangsungan hidup dan tumbuh kembang bayi. Upaya peningkatan kesehatan neonatal dapat dilakukan melalui kunjungan neonatal serta penerapan terapi komplementer seperti baby massage. Literature review ini bertujuan untuk menganalisis hasil penelitian terkait asuhan kebidanan bayi baru lahir melalui kunjungan neonatal dan terapi komplementer baby massage. Metode yang digunakan adalah narrative literature review dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh dari lima artikel ilmiah nasional tahun 2022–2025 yang dipilih berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Analisis dilakukan secara kualitatif dengan mengidentifikasi, mengelompokkan, dan mensintesis hasil penelitian berdasarkan tema utama. Hasil review menunjukkan bahwa kunjungan neonatal berperan penting dalam pemantauan kesehatan bayi, deteksi dini komplikasi, serta peningkatan pengetahuan ibu dalam perawatan bayi baru lahir. Selain itu, terapi baby massage memberikan manfaat berupa peningkatan kenyamanan, kualitas tidur, relaksasi, serta mendukung pertumbuhan dan perkembangan bayi. Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa pendekatan Continuity of Care (CoC) dapat meningkatkan kualitas asuhan kebidanan secara berkesinambungan Kesimpulan dari literature review ini adalah bahwa kunjungan neonatal dan baby massage merupakan intervensi yang saling melengkapi dalam meningkatkan kesehatan bayi baru lahir. Integrasi keduanya dapat mendukung pelayanan kebidanan yang holistik, berbasis bukti, dan berpusat pada ibu dan bayi. Kata kunci: neonatal, kunjungan neonatal, baby massage, asuhan kebidanan. ABSTRACT The neonatal period is a critical stage in a newborn’s life, lasting from birth to 28 days of age, characterized by physiological adaptation that significantly influences survival and growth. Efforts to improve neonatal health can be carried out through neonatal visits and complementary therapies such as baby massage. This literature review aims to analyze research findings related to midwifery care for newborns through neonatal visits and baby massage as a complementary therapy. The method used in this study is a narrative literature review with a descriptive approach. Data were obtained from five national scientific articles published between 2022 and 2025, selected based on inclusion and exclusion criteria. The analysis was conducted qualitatively by identifying, grouping, and synthesizing the findings based on main themes. The results of the review show that neonatal visits play an important role in monitoring newborn health, early detection of complications, and improving mothers’ knowledge in newborn care. In addition, baby massage therapy provides benefits such as improved comfort, sleep quality, relaxation, and support for infant growth and development. Several studies also indicate that the Continuity of Care (CoC) approach improves the overall quality of midwifery care. In conclusion, neonatal visits and baby massage are complementary interventions that improve newborn health outcomes. The integration of both approaches supports holistic, evidence-based, and family-centered midwifery care. Keywords: neonatal, neonatal visit, baby massage, midwifery care, complementary therapy.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jik

Publisher

Subject

Health Professions Medicine & Pharmacology Nursing Public Health

Description

Jurnal Kesehatan Masyarakat adalah jurnal mengenai kesehatan masyarakat yang diterbitkan oleh ilmu kesehatan masyarakat c. Jurnal ini terbit dua kali dalam satu tahun untuk volume yang sama. Jurnal ini diterbitkan sebagai wahana komunikasi ilmiah antar sejarawan, peneliti, peneliti, pakar dan ...