Latar Belakang: Salah satu jenis kontrasepsi efektif yang menjadi pilihan dan merupakan salah satu bagian dari program KB Nasional saat ini adalah KB suntik.. Masalah kesehatan yang dirasakan sebagian akseptor karena timbulnya efek samping dari jenis KB tersebut dan kurangnya konseling dari tenaga medis, memungkinkan seorang akseptor akan merasakan putus pakai. Subyek dan Metode: Subjek penelitian merupakan Wanita usia subur. Metode penelitian merupakan penelitian pra eksperimen dengan rancangan one-group pretest posttest desain. pengambilan sampel diambil dengan metode total sampling. Hasil: Uji statistik dengan Wilcoxon. Ketepatan kunjungan akseptor KB suntik 3 bulan sebelum pemberian pendidikan kesehatan sebagian besar dalam kategori tidak tepat yaitu 37 responden (58,7%). Ketepatan kunjungan akseptor KB suntik 3 bulan setelah pemberian pendidikan kesehatan sebagian besar dalam kategori tidak tepat yaitu 11 responden (17,5%). Ada pengaruh Pendidikan kesehatan dengan media booklet terhadap ketepatan kunjungan akseptor KB suntik 3 bulan didapatkan nilai p-value 0,000 < 0,05. Ada pengaruh pendidikan kesehatan terhadap ketepatan kunjungan ulang suntik 3 bulan. Kesimpulan: Berdasarkan hasil analisis wilcoxon. dengan α = 0,05, diperoleh nilai p-value 0,000 dimana 0,000 hal ini berarti hal ini berarti ho ditolak dan ha diterima yaitu ada pengaruh pendidikan kesehatan terhadap ketepatan kunjungan ulang suntik 3 bulan. Kata Kunci: Pendidikan Kesehatan, WUS, Kunjungan Ulang, Suntik 3 bulan
Copyrights © 2026