Latar Belakang: Rumah sakit daerah sebagai fasilitas pelayanan kesehatan rujukan memiliki tantangan tersendiri dalam mengelola sumber daya manusia, sehingga diperlukan kepemimpinan yang efektif serta motivasi kerja yang tinggi untuk meningkatkan kinerja tenaga kesehatan. Kinerja tenaga kesehatan merupakan salah satu faktor penting dalam meningkatkan mutu pelayanan rumah sakit. Kinerja yang optimal dipengaruhi oleh berbagai faktor, di antaranya kepemimpinan dan motivasi kerja. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan kepemimpinan dan motivasi kerja dengan kinerja tenaga kesehatan di RSUD Dolok Sanggul Kabupaten Humbang Hasundutan. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh tenaga kesehatan di RSUD Dolok Sanggul yang berjumlah 423 orang. Sampel dalam penelitian ini adalah tenaga kesehatan di RSUD Dolok Sanggul yang diambil menggunakan purposive sampling (81 orang). Analisis data menggunakan uji Spearman rank. Hasil: Hasil penelitian didapatkan kepemimpinan di RSUD Dolok Sanggul Kabupatan Humbang Hasundutan adalah mayoritas baik (65.4%), motivasi kerja mayoritas adalah tinggi (66,7%) dan kinerja tenaga kesehatan mayoritas adalah baik (51.9%). Analisis hubungan kepemimpinan dan motivasi kerja dengan kinerja tenaga kesehatan didapatkan hasil bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kepemimpinan dengan kinerja tenaga kesehatan, dan ada hubungan yang signifikant motivasi kerja dengan kinerja tenaga kesehatan (p=0,000; p=0,000). Kesimpulan kepemimpinan dan motivasi kerja memiliki hubungan yang signifikan dengan kinerja tenaga kesehatan di RSUD Dolok Sanggul Kabupaten Humbang Hasundutan. Oleh karena itu, pihak manajemen rumah sakit diharapkan dapat meningkatkan kualitas kepemimpinan serta memberikan dorongan motivasi kerja guna meningkatkan kinerja tenaga kesehatan dan mutu pelayanan kesehatan.
Copyrights © 2026