Pesatnya pertumbuhan teknologi finansial di Indonesia menuntut perusahaan pembiayaan memiliki sistem yang tidak hanya cepat dalam pengembangan fitur, tetapi juga aman, berkualitas, dan patuh terhadap regulasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK). PT X menghadapi tantangan dalam menyeimbangkan kecepatan pengembangan sistem dengan risiko finansial, keamanan data, dan kebutuhan compliance. Penelitian ini bertujuan mendokumentasikan model quality assurance yang diterapkan pada teknologi informasi perusahaan melalui pendekatan deskriptif kualitatif berbasis studi kasus operasional. Model QA yang ditemukan mengintegrasikan agile software development life cycle, risk-based testing, dan compliance-oriented assurance melalui lima tahapan utama: requirement assurance, development assurance, quality control & validation, defect management, dan compliance assurance. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi QA pada setiap fase pengembangan mampu mendeteksi defect lebih dini, menjaga stabilitas dan keamanan sistem melalui regression serta penetration testing, serta memastikan kepatuhan terhadap audit regulator. Model ini efektif mendukung kualitas sistem multi-finance yang adaptif, aman, dan sesuai regulasi. Kata Kunci: Quality Assurance, Agile SDLC, Risk-Based Testing, Multi-Finance, OJK Compliance
Copyrights © 2026