Penulisan ini bertujuan untuk menyusun laporan keuangan Apotek Shaza Farma sesuai dengan ketentuan SAK EMKM. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan dokumentasi dengan memanfaatkan data primer dan data sekunder. Dari hasil wawancara menunjukkan bahwa Apotek Shaza Farma belum melakukan penyusunan laporan keuangan sesuai dengan ketentuan SAK EMKM. Hasil dari laporan akhir ini berupa pencatatan seluruh transaksi dan penyusunan laporan keuangan yang meliputi laporan laba rugi, laporan posisi keuangan, dan catatan atas laporan keuangan untuk periode 1 Januari sampai dengan 31 Maret 2026. Berdasarkan hasil pembahasan menunjukkan bahwa pada periode 1 Januari sampai dengan 31 Maret 2026, Apotek Shaza Farma memperoleh laba bersih sebesar Rp25.847.255. Posisi keuangan per 31 Maret 2026 memperlihatkan total aset sebesar Rp78.636.189, total liabilitas sebesar Rp9.887.859, dan total ekuitas sebesar Rp68.748.330. Pada akhir laporan ini penulis memberikan saran kepada pemilik untuk melakukan pencatatan secara menyeluruh terhadap transaksi yang terjadi dan melakukan penyusunan laporan keuangan berdasarkan SAK EMKM agar dapat membantu pemilik dalam memperoleh informasi yang jelas mengenai laba serta perkembangan kondisi usaha.
Copyrights © 2026