Permasalahan pengelolaan sampah masyarakat di Desa Pangkal Jaya, Kecamatan Nanggung ditandai dengan tidak adanya praktik pemilahan sampah dan tingginya ketergantungan terhadap pupuk kimia dalam kegiatan pertanian. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan keterampilan masyarakat dalam pengelolaan sampah berkelanjutan serta pembuatan pupuk organik. Program dilaksanakan melalui empat tahapan terintegrasi yaitu sosialisasi, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi. Peserta terdiri dari ibu rumah tangga dan petani sebagai kelompok sasaran utama. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sosialisasi efektif meningkatkan pemahaman peserta tentang pentingnya pemilahan sampah yang diukur melalui pre-test dan post-test. Pelatihan pembuatan kompos dan pupuk organik memberikan keterampilan praktis yang dapat diterapkan secara mandiri oleh masyarakat. Pendampingan selama kurang lebih satu hingga dua bulan memastikan keberlanjutan praktik yang telah dipelajari. Hasil evaluasi menunjukkan perubahan perilaku positif dalam pengelolaan sampah dan penurunan bertahap penggunaan pupuk kimia oleh petani peserta. Program ini membuktikan bahwa pemberdayaan masyarakat secara kolaboratif melalui edukasi, pelatihan, dan pendampingan dapat menciptakan perubahan perilaku lingkungan yang berkelanjutan.
Copyrights © 2026