Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam perekonomian Indonesia, khususnya pada subsektor kerajinan tangan yang memiliki nilai strategis karena mencerminkan keaslian budaya lokal sekaligus diminati di pasar domestik maupun oleh wisatawan internasional. Penelitian ini membahas hasil pendampingan terhadap Uniadenk, UMKM yang bergerak di bidang produksi tas, dompet, dan gantungan kunci handmade berbahan kanvas, kulit dan campuran batik khas nusantara. Meskipun memiliki potensi pasar yang besar, Uniadenk masih menghadapi kendala pada aspek pemasaran dan pengelolaan keuangan yang belum tersusun secara sistematis. Pendampingan dilakukan dengan pendekatan deskriptif kualitatif melalui observasi langsung dan wawancara dengan pemilik usaha untuk mengidentifikasi permasalahan dan merumuskan solusi yang aplikatif, meliputi pemotretan ulang foto produk, pembuatan Linktree dan katalog WhatsApp Business, pemberian rekomendasi pengembangan model produk sesuai tren pasar yang terangkum pada satu tautan Google Drive, serta penyusunan template pencatatan keuangan berbasis spreadsheet. Hasil pendampingan selama tiga bulan menunjukkan peningkatan kualitas branding produk, kemudahan akses informasi usaha bagi konsumen, serta pengelolaan keuangan yang lebih terstruktur. Dari sini, Uniadenk diharapkan dapat terus mengembangkan pemasaran digital dan konsisten terhadap pencatatan keuangan agar siap bersaing di pasar kerajinan lokal maupun global.
Copyrights © 2026