Penelitian ini menyajikan perencanaan analisis efektivitas Program Manajemen Inovasi di PT Pupuk Sriwidjaja Palembang (PT Pusri), sebuah perusahaan BUMN di sektor pupuk. Departemen Manajemen Inovasi menjalankan berbagai program seperti sosialisasi inovasi, seleksi, inkubasi, asesmen kinerja, pengembangan SDM, dan pemberian apresiasi. Namun, belum tersedia evaluasi sistematis berbasis data dari sisi penerima manfaat (karyawan). Populasi penelitian adalah karyawan yang menerima manfaat program Manajemen Inovasi PT Pusri, dengan penentuan responden menggunakan teknik purposive sampling. Penelitian ini merancang instrumen evaluasi berupa kuesioner Likert 1–5 dengan 11 atribut program, prosedur pengumpulan data tujuh tahap, dan rancangan analisis menggunakan tiga metode terintegrasi: Importance Performance Analysis (IPA) untuk pemetaan kuadran prioritas, Gap Analysis untuk pengukuran kesenjangan kuantitatif, dan Customer Satisfaction Index (CSI) untuk menghasilkan indeks kepuasan agregat. Simulasi menggunakan 22 data tiruan menghasilkan: atribut Seleksi Inovasi (A3) berada pada Kuadran I sebagai prioritas utama perbaikan dengan gap terbesar (−1,18), empat atribut (A1, A7, A9, A10) berada pada Kuadran II, serta nilai CSI sebesar 71% berkategori Baik. Ketiga metode menunjukkan konsistensi temuan. Pengumpulan data riil direncanakan dilaksanakan pascamasa magang, sehingga rancangan ini siap diterapkan pada data riil untuk menghasilkan rekomendasi perbaikan program yang kredibel.
Copyrights © 2026