Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan akuntansi biaya pada bisnis peternakan domba di Desa Gorowong, Kecamatan Parung Panjang, Kabupaten Bogor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peternakan belum sepenuhnya menerapkan perhitungan Harga Pokok Produksi (HPP) secara sistematis. Beberapa komponen biaya penting belum diperhitungkan secara memadai, seperti biaya bahan baku langsung meskipun pakan diperoleh secara gratis, biaya tenaga kerja langsung yang seharusnya diberikan upah sesuai dengan upah minimum desa setempat, serta pencatatan biaya overhead pabrik termasuk penyediaan dan pemeliharaan peralatan peternakan. Selain itu, aspek kesehatan ternak masih perlu ditingkatkan melalui penyediaan obat-obatan dan vitamin yang sesuai guna menjaga kesehatan dan produktivitas domba. Penelitian ini juga merekomendasikan penerapan teknologi dalam kegiatan peternakan, seperti penggunaan CCTV, teknologi pengawetan pakan ternak dengan metode silase, serta adopsi kandang individu untuk meningkatkan efisiensi dan pengelolaan peternakan. Dengan penerapan akuntansi biaya yang tepat serta dukungan teknologi dan manajemen kesehatan ternak yang baik, diharapkan peternakan domba dapat meningkatkan efektivitas operasional dan keberlanjutan usaha. Kata Kunci : Akuntansi Biaya; Harga Pokok Produksi; Peternakan Domba; Teknologi Peternakan, Biaya Produksi
Copyrights © 2026