Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan kegiatan peningkatan semangat dan minat berbahasa Inggris melalui program English Class pada pelajar Ma’had Darussalam Liltadrib Alislami, Vietnam. Pendekatan pengabdian ini menggunakan ini menggunakan pendekatan Participatory Action Research dengan tekhnik observasi, wawancara, Evaluasi, dan dokumentasi yang dilakukan selama pelaksanaan Program English Class. Program English Class dilaksanakan di Ma’had Darussalam Liltadrib Alislami, yang terletak di Desa Tan Chau, Provinsi Tay Ninh, Vietnam. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan bahasa Inggris santri di Ma’had tersebut. Selain itu, peningkatan semangat dan minat belajar tersebut juga terlihat dari keterlibatan aktif pelajar dalam berbagai aktivitas yang dirancang selama program berlangsung. Metode pembelajaran yang variatif, seperti Fun Learning dan percakapan sehari-hari memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus menantang. Hal ini membantu pelajar untuk tidak hanya memahami materi secara teoritis, tetapi juga mampu mengaplikasikannya dalam situasi nyata. Lingkungan belajar yang suportif juga berperan penting dalam mendorong kepercayaan diri pelajar. Guru atau fasilitator yang memberikan umpan balik positif serta kesempatan yang merata bagi setiap pelajar untuk berpartisipasi, mampu menciptakan suasana kelas yang inklusif dan kondusif. Dengan demikian, pelajar yang sebelumnya pasif mulai menunjukkan perubahan sikap menjadi lebih aktif dan responsif. Lebih lanjut, program ini juga membantu pelajar mengurangi rasa takut terhadap kesalahan dalam berbahasa Inggris. Mereka menjadi lebih terbuka untuk mencoba dan belajar dari kesalahan tersebut. Secara keseluruhan, English Class tidak hanya meningkatkan kemampuan bahasa, tetapi juga membentuk sikap positif terhadap proses pembelajaran bahasa Inggris.
Copyrights © 2026