Pengelolaan arsip perkara merupakan bagian penting dari sistem administrasi peradilan yang tertib dan akuntabel. Artikel ini memaparkan pengalaman empiris selama program Praktik Kemahiran Hukum 1 (PKH I) mahasiswa di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Palangka Raya selama 3 Minggu pada bulan Januari 2026. Penelitian ini menggunakan observasi partisipatif dan dokumentasi langsung terhadap pengelolaan arsip perkara secara manual. Temuan utama menunjukan bahwa pengelolaan arsip di PTUN Palangkaraya masih dilakukan secara konvensional, yakni penyusunan dan penyesuaian arsip perkara perbundel berdasarkan tahun perkara. Kendala utama yang dihadapi adalah beban fisik akibat volume arsip yang sangat besar dan berat. Di sisi lain, program PKH I memberikanm pemahaman mendalam kepada mahasiswa mengenai fungsi strategis arsip perkara, khususnya dalam memenuhi permintaan dokumen oleh para pihak yang berperkara. Artikel ini merekomendasikan pentingnya modernisasi sistem pengarsipan menuju pengelolaan berbasis digital untuk meningkatkan efisiensi dan aksebilitas arsip peradilan.
Copyrights © 2026