Stroke merupakan salah satu kondisi darurat medis yang membutuhkan penanganan segera karena kematian sel otak dapat terjadi dengan cepat jika suplai darah tidak segera dipulihkan. Keterlambatan dalam penanganan dapat memperburuk kerusakan otak dan meningkatkan risiko kecacatan maupun kematian. Salah satu komplikasi yang sering ditemukan pada pasien stroke hemoragik adalah gangguan bersihan jalan napas akibat akumulasi sekret dan gangguan refleks batuk. Untuk membantu mengatasi masalah tersebut, dapat digunakan Active Cycle of Breathing Technique (ACBT), yakni teknik pernapasan aktif yang bertujuan meningkatkan pengeluaran sekret dan memperbaiki fungsi ventilasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas ACBT dalam meningkatkan bersihan jalan napas pada pasien stroke hemoragik bernama Tn. R. Studi kasus dilakukan pada tanggal 16–18 September 2025 dengan penilaian kondisi pre dan post intervensi. Setelah penerapan ACBT, pasien menunjukkan peningkatan kondisi respirasi: sesak napas berkurang, batuk menjadi efektif, sekret mudah dikeluarkan, wheezing menghilang, frekuensi napas teratur 19 kali per menit, serta saturasi oksigen meningkat menjadi 97–99% tanpa alat bantu. Hasil studi ini menunjukkan bahwa ACBT efektif dalam mengatasi gangguan bersihan jalan napas pada pasien stroke hemoragik, dan diharapkan dapat dijadikan acuan dalam intervensi keperawatan pada kasus serupa.
Copyrights © 2026