HEALTHY: Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan
Vol. 5 No. 3 (2026)

DETERMINAN KEJADIAN PNEUMONIA PADA BALITA USIA 12–59 BULAN DI PROVINSI DIY (ANALISIS DATA SKI 2023)

Evi Sofiana (Universitas Negeri Semarang)
Arulita Ika Fibriana (Universitas Negeri Semarang)
Yunita Dyah Puspita Santik (Universitas Negeri Semarang)



Article Info

Publish Date
01 Jul 2026

Abstract

ABSTRACT Pneumonia is an acute lung infection caused by bacteria, viruses, fungi, or parasites and remains a leading cause of morbidity and mortality among infants and children under five. In Indonesia, the prevalence of pneumonia among children under five in 2024 reached 52.7%. This condition indicates that pneumonia among children under five remains a significant public health problem requiring serious attention regarding associated risk factors. This study aimed to analyze the determinants of pneumonia among children aged 12–59 months in the Special Region of Yogyakarta using secondary data from the 2023 Indonesian Health Survey (SKI). The study employed a quantitative analytic survey method with a cross-sectional design. Data analysis used the chi-square test and logistic regression. The results showed that household waste management (p-value = 0.046) and PCV immunization status (p-value = 0.005) were significantly associated with pneumonia among children aged 12–59 months in the Special Region of Yogyakarta. Meanwhile, birth weight, sex, vitamin A supplementation, maternal education, maternal employment status, type of house flooring, cooking fuel, and mosquito repellent use were not significantly associated with pneumonia incidence. Multivariable analysis identified PCV immunization status as the most dominant determinant of pneumonia among children aged 12–59 months in the Special Region of Yogyakarta, emphasizing the importance of PCV immunization coverage for prevention. ABSTRAK Pneumonia merupakan infeksi akut pada jaringan paru-paru yang disebabkan oleh bakteri, virus, jamur, maupun parasit, dan masih menjadi salah satu penyebab utama morbiditas serta mortalitas pada bayi dan balita. Di Indonesia, prevalensi pneumonia balita pada tahun 2024 tercatat sebesar 52,7%. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa pneumonia pada balita masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang memerlukan perhatian serius, khususnya terkait faktor-faktor yang memengaruhi kejadiannya. Penelitian ini bertujuan menganalisis determinan kejadian pneumonia pada balita usia 12–59 bulan di Provinsi DIY menggunakan data Survei Kesehatan Indonesia (SKI) tahun 2023. Penelitian menggunakan metode kuantitatif survei analitik dengan desain cross sectional. Analisis data dilakukan melalui uji bivariat menggunakan chi-square dan analisis multivariat menggunakan regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan antara pengelolaan sampah rumah tangga (p-value = 0,046) dan status imunisasi PCV (p-value = 0,005) dengan kejadian pneumonia pada balita usia 12–59 bulan di Provinsi DIY. Sementara itu, berat badan lahir, jenis kelamin, pemberian vitamin A, pendidikan ibu, status pekerjaan ibu, jenis lantai rumah, bahan bakar memasak, dan penggunaan obat nyamuk tidak menunjukkan hubungan yang signifikan. Hasil analisis multivariat menunjukkan bahwa status imunisasi PCV merupakan determinan paling dominan terhadap kejadian pneumonia pada balita usia 12–59 bulan di Provinsi DIY. Temuan ini menegaskan pentingnya cakupan imunisasi PCV sebagai upaya pencegahan pneumonia pada balita.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

healthy

Publisher

Subject

Description

HEALTHY: Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan berisi tulisan/artikel hasil pemikiran dan hasil penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam disiplin ilmu yang berkaitan dengan Ilmu ...