Menurut temuan Program Penilaian Siswa Internasional (PISA), siswa di Indonesia masih memiliki tingkat literasi matematika yang relatif rendah. Penggunaan pendekatan PBL merupakan salah satu cara untuk mencoba meningkatkan kemampuan tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi seberapa baik kemampuan literasi matematika siswa dipengaruhi oleh penggunaan pendekatan PBL. Penelitian ini menggunakan metodologi deskriptif kualitatif dengan teknik Tinjauan Pustaka Sistematis (SLR). Identifikasi artikel, seleksi artikel, penilaian kualitas artikel, analisis data, dan penarikan kesimpulan merupakan langkah-langkah dalam proses penelitian. Istilah "Pembelajaran Berbasis Masalah" (PBL) dan "keterampilan literasi matematika" digunakan untuk menemukan artikel di basis data Google Scholar dan Garuda. Lima belas makalah yang memenuhi kriteria inklusi dan berfungsi sebagai sumber data penelitian ditemukan berdasarkan temuan seleksi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa penggunaan metodologi PBL membantu siswa menjadi lebih mahir dalam matematika. Peningkatan nilai rata-rata, nilai N-Gain sedang hingga tinggi, ukuran dampak, dan hasil belajar siswa yang lebih unggul dibandingkan pembelajaran tradisional merupakan indikator efektivitasnya. Selain itu, kemampuan literasi matematika siswa ditingkatkan melalui penggunaan sumber belajar berbasis PBL termasuk komik matematika, modul elektronik, dan e-LKPD. Untuk meningkatkan literasi matematika siswa, paradigma PBL dapat digunakan sebagai pendekatan pembelajaran alternatif yang efektif.
Copyrights © 2026