Penelitian ini bertujuan untuk menguji perbedaan kemampuan representasi bilangan bulat, mendeskripsikan transisi antarrepresentasi, serta mengukur efektivitas model Quantum Teaching tipe TANDUR berbasis kontekstual. Penelitian dilaksanakan di MTs Al-Amiriyyah Blokagung, Banyuwangi. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan jenis penelitian quasi eksperimen desain non-equivalent control group. Teknik pengumpulan data meliputi tes (pretest-posttest), observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas Kolmogorov-Smirnov, uji homogenitas Levene, uji Independent Sample t-test, Paired Sample t-test, serta uji N-Gain. Pemeriksaan keabsahan data dilakukan melalui uji validitas Product Moment Pearson, uji reliabilitas Cronbach's Alpha, dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan kemampuan representasi bilangan bulat antara kelas eksperimen dan kontrol (sig. 0,000), siswa mampu melakukan transisi dari representasi kontekstual ke visual lalu simbolik dengan sangat baik (capaian >84%), serta model TANDUR memiliki efektivitas tinggi (N-Gain 73,62%) dibandingkan konvensional (8,74%). Kontribusi penelitian ini adalah memberikan bukti empiris bahwa model TANDUR berbasis kontekstual efektif memperkuat jembatan kognitif pada materi bilangan bulat.
Copyrights © 2026