BATOBO: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Vol 4 No 1: BATOBO: Juni 2026

Pemanfaatan Limbah Organik menjadi Insektisida Ramah Lingkungan melalui Teknologi Pembakaran Bebas Asap di Desa Sumber Sari, Kab. Kampar

Erman Taer (Jurusan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Riau)
Muhammad Nasir (Program Studi Pendidikan Fisika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Riau)
Minarni (Jurusan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Riau)
Erwin (Jurusan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Riau)
Awaludin Martin (Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Riau)
Julnaidi (Jurusan Teknik Mesin, Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru)
Rika (Jurusan Teknik Industri, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau)
Vira Friska (Jurusan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Riau)
Apriwandi (Jurusan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Riau)



Article Info

Publish Date
23 Jun 2026

Abstract

Desa Sumber Sari, Kabupaten Kampar, merupakan salah satu wilayah pertanian yang masih menghadapi permasalahan berupa serangan hama tanaman, ketergantungan petani terhadap insektisida kimia, serta belum optimalnya pemanfaatan limbah organik dari aktivitas pertanian dan rumah tangga. Kondisi ini mendorong perlunya alternatif teknologi sederhana berbasis sumber daya lokal yang ramah lingkungan, murah, dan mudah diterapkan oleh masyarakat. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengimplementasikan teknologi pembakaran sampah bebas asap dalam mengkonversi limbah organik menjadi insektisida alami di Desa Sumber Sari, Kecamatan Tapung Hulu, Kabupaten Kampar. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif-terapan melalui tahapan identifikasi kebutuhan, perancangan alat sederhana berbasis prinsip pirolisis, pelatihan produksi asap cair, serta pendampingan aplikasi di lahan pertanian. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa proses pembakaran terkendali mampu menghasilkan cairan kondensat dengan karakteristik menyerupai wood vinegar, yang mengandung senyawa asam organik dan fenolik dengan potensi insektisida. Variasi frekuensi pembakaran mempengaruhi kualitas produk, di mana kondisi optimum diperoleh pada pH 4–5 yang sesuai untuk aplikasi pertanian setelah pengenceran. Selain menghasilkan produk fungsional, kegiatan ini juga meningkatkan kapasitas teknis petani dalam mengelola limbah biomassa secara mandiri. Implementasi teknologi ini berkontribusi terhadap pengurangan limbah, penurunan emisi dari pembakaran terbuka, serta penguatan praktik pertanian berkelanjutan di tingkat lokal.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

journal

Publisher

Subject

Other

Description

Ruang lingkup jurnal meliputi semua kegiatan pengabdian kepada masyarakat seperti: Penerapan teknologi tepat guna Aktivitas pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) Pemberdayaan masyarakat Penggalian potensi daerah Implementasi suatu kebijakan Proses pelatihan Topik lain yang ...