Al-Muj?dalah merupakan salah satu surah yang memuat nilai-nilai sosial yang berkaitan erat dengan etika komunikasi dalam kehidupan umat Islam. Melalui penafsiran Muhammad ibn Jarir al-Tabari dalam Jami' al-Bayan 'an Ta'wil Ayi al-Qur'an , surah ini tidak hanya dipahami dalam kerangka hukum dan adab individu, tetapi juga sebagai landasan terbentuknya etika sosial yang hidup di tengah masyarakat. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan ( penelitian perpustakaan ) dengan menggunakan pendekatan kajian tafsir. Sumber data utama dalam penelitian ini adalah tafsir al-?abar?, sementara sumber pendukung berupa literatur yang relevan dengan kajian etika komunikasi dalam Islam. Teknik analisis data yang digunakan adalah metode deskriptif-analitis dengan pendekatan analisis isi (content analysis ). Hasil penelitian menunjukkan bahwa QS. al-Muj?dalah mengandung nilai-nilai sosial yang penting dalam membentuk etika komunikasi, seperti keberanian menyampaikan persoalan secara rahasia, dialog etika yang santun, penghormatan terhadap ruang publik, penghargaan terhadap ilmu, serta tanggung jawab dalam berinteraksi dengan otoritas. Nilai-nilai tersebut tidak disampaikan dalam bentuk konsep teoritis, melainkan melalui situasi sosial yang konkret sehingga membentuk pola komunikasi yang beradab dan inklusif. Penafsiran al-?abar? menampilkan bahwa Al-Qur'an sejak awal telah membangun etika komunikasi berbasis keadilan, keseimbangan, dan penghormatan terhadap sesama. Dengan demikian, kajian ini menegaskan bahwa nilai-nilai sosial dalam QS. al-Muj?dalah memiliki relevansi yang kuat dalam pengembangan etika komunikasi Islam, baik dalam konteks keilmuan maupun kehidupan sosial masyarakat.
Copyrights © 2026