Beberapa faktor mempengaruhi hasil belajar siswa, seperti kemampuan mengatur waktu dan tingkat keterlibatan dalam kegiatan ekstrakurikuler. Mengetahui pengaruh manajemen waktu (X1) dan intensitas kegiatan ekstrakurikuler (X2) terhadap capaian belajar siswa (Y) adalah tujuan penelitian ini. Jenis-jenis penelitian asosiatif dieksplorasi dalam penelitian ini, yang menggunakan pendekatan kuantitatif. Sampel penelitian terdiri dari 50 siswa dengan 20 item pernyataan yang dianalisis menggunakan IBM SPSS Statistik 25. Hasil uji validitas menunjukkan nilai r yang dihitung sebesar 0,652–0,815 dengan signifikansi 0,000 < 0,05, sedangkan uji reliabilitas memperoleh nilai Alpha Cronbach sebesar 0,763 > 0,70. Uji asumsi klasik, data menunjukkan distribusi normal, tidak ada multikolinearitas atau heteroscedastisitas. Hasil uji-t menunjukkan bahwa manajemen waktu memiliki pengaruh yang signifikan terhadap hasil belajar dengan hitungan t 2,974 (hitungan 0,005) dan kegiatan ekstrakurikuler dengan hitungan t 3,022 (hitungan 0,004). Uji F memperoleh skor 106,951 dengan signifikansi 0,000 dan koefisien penentuan (R²) 0,819.
Copyrights © 2026