Jalan penghubung Desa Logede dan Desa Ngemplak, Kecamatan Karangnongko, Kabupaten Klaten mengalami kelongsoran akibat kerusakan saluran gorong-gorong yang menyebabkan genangan air di permukaan jalan. Penelitian ini bertujuan menentukan nilai Faktor Keamanan (FK) lereng dan dimensi dinding penahan tanah sebagai solusi perbaikan. Analisis stabilitas lereng dilakukan menggunakan perangkat lunak GeoStudio SLOPE/W dengan metode Morgenstern-Price, model kekuatan geser Mohr-Coulomb, dan beton bertulang tipe High Strength. Kondisi lereng eksisting pada variasi muka air tanah menunjukkan nilai FK di bawah 1,0, mengindikasikan lereng dalam kondisi tidak stabil. Setelah diperkuat dengan dinding penahan tanah tipe kantilever, dinding berkedalaman tapak 1,00 m belum memenuhi kriteria aman pada seluruh variasi muka air. Sebaliknya, dinding berkedalaman tapak 2,00 m menghasilkan FK berkisar 1,51–1,53, memenuhi persyaratan keamanan dan direkomendasikan sebagai solusi perkuatan. Dimensi dinding kantilever yang direncanakan pada kedalaman tapak 2,00 m adalah panjang 9,00 m dengan tebal 0,30 m.
Copyrights © 2026