Jesya (Jurnal Ekonomi dan Ekonomi Syariah)
Vol 9 No 2 (2026): FORTHCOMING ARTICLES : JUNI 2026

ANALISIS PENGARUH KOMPETENSI DAN BUDAYA ORGANISASI DENGAN PEMEDIASI KOMITMEN ORGANISASI TERHADAP KINERJA KARYAWAN (Study pada karyawan perusahaan PT.GFI)

Awik Yuniawan Mustofa (Program Studi Magister Manajemen, Program Pascasarjana, Universitas Widya Gama)
Adya Hermawati (Program Studi Magister Manajemen, Program Pascasarjana, Universitas Widya Gama)
Muchlis Mas'ud (Program Studi Magister Manajemen, Program Pascasarjana, Universitas Widya Gama)
Nasharuddin Mas (Program Studi Magister Manajemen, Program Pascasarjana, Universitas Widya Gama)
Choirul Anam (Program Studi Magister Manajemen, Program Pascasarjana, Universitas Widya Gama)



Article Info

Publish Date
02 Jul 2026

Abstract

Industri peternakan sapi perah nasional dituntut untuk menerapkan prinsip green economy melalui pengelolaan aset yang andal guna meminimalkan downtime operasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompetensi dan budaya organisasi terhadap kinerja karyawan dengan komitmen organisasi sebagai variabel mediasi pada Departemen Operational Maintenance and Repair PT. Greenfield Indonesia (PT. GFI). Pendekatan penelitian menggunakan metode kuantitatif asosiatif berbasis filsafat positivisme. Data dikumpulkan melalui sampel total terhadap 39 personel teknis dari divisi Utility, Maintenance, EHS, dan Biogas menggunakan kuesioner digital skala Likert 5 poin. Teknik analisis data yang digunakan adalah Structural Equation Modeling - Partial Least Square (SEM-PLS) melalui perangkat software SmartPLS. Hasil analisis jalur menunjukkan bahwa secara parsial, kompetensi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, sedangkan budaya organisasi dan komitmen organisasi tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja. Lebih lanjut, budaya organisasi terbukti berpengaruh signifikan dalam membentuk komitmen organisasi, namun kompetensi ditemukan tidak berpengaruh signifikan terhadap komitmen organisasi pekerja. Pada pengujian efek mediasi, komitmen organisasi tidak terbukti berperan sebagai variabel mediator baik dalam hubungan antara kompetensi terhadap kinerja maupun budaya organisasi terhadap kinerja. Temuan ini menegaskan bahwa aspek kapabilitas teknis riil memiliki pengaruh langsung yang jauh lebih dominan dalam mendongkrak produktivitas kerja di lapangan dibandingkan aspek nilai moral ataupun loyalitas normatif. Implikasi praktis bagi manajemen PT. GFI adalah perlunya menempatkan program pengembangan keahlian teknis, pelatihan terstruktur, dan sertifikasi profesional sebagai prioritas utama investasi perusahaan.

Copyrights © 2026