Permintaan pasar terhadap melon berukuran kecil semakin meningkat karena kepraktisannya untuk konsumsi individu. Oleh karena itu, perlu penerapan teknik budidaya yang tepat, melalui pengaturan jumlah buah per tanaman dan pemberian pupuk NPK yang seimbang. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari hubungan antara pengaturan jumlah buah dan dosis pemupukan NPK guna mendapatkan kombinasi perlakuan yang tepat untuk menghasilkan melon berukuran kecil dengan rasa yang manis. Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari hingga Juni 2025 di greenhouse Desa Sukobendu, Kecamatan Mantup, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur. Metode yang digunakan adalah percobaan faktorial dengan Rancangan Acak Kelompok yang terdiri dari dua faktor, yaitu pengaturan jumlah buah (satu, dua, dan tiga buah per tanaman) dan tiga taraf dosis pupuk NPK (N1:162,0 kg N; 115,2 kg P2O5; 264 kg K2O per ha, N2: 202,5 kg N; 144,0 kg P2O5; 330 kg K2O per ha, dan N3: 243,0 kg N; 172,8 kg P2O5; 396 kg K2O per ha). Data dianalisis menggunakan analisis ragam dan uji lanjut Beda Nyata Jujur taraf 5%. Hasil menunjukkan bahwa tidak terdapat interaksi nyata antara pengaturan jumlah buah dan pemupukan NPK terhadap pertumbuhan maupun hasil tanaman. Pemupukan NPK berpengaruh nyata meningkatkan pertumbuhan vegetatif, namun perbedaan dosis tidak memberikan pengaruh nyata terhadap bobot dan diameter buah. Pengaturan tiga buah per tanaman secara signifikan menghasilkan ukuran buah yang lebih kecil sesuai target pasar tertentu, namun memberikan total bobot panen per tanaman yang paling tinggi dibandingkan perlakuan lainnya.
Copyrights © 2026