Jurnal Sistem Komputer dan Informatika (JSON)
Vol. 7 No. 4 (2026): Juni 2026

Perbandingan Performa Model Prediksi Volatilitas BTC/IDR Menggunakan LSTM dan ARIMA

Fahren Affandi (Sriwijaya University)
Imam Akbar (Sriwijaya University)
Sella Juniastia Marsya Saputri (Sriwijaya University)
Zwesty Quatra (Sriwijaya University)
Allsela Meiriza (Sriwijaya University)
Ken Ditha Tania (Sriwijaya University)
Ahmad Rifai (Sriwijaya University)



Article Info

Publish Date
30 Jun 2026

Abstract

Karakteristik fluktuatif pasar aset kripto yang ekstrem menuntut ketersediaan model peramalan yang andal sebagai penunjang strategi manajemen risiko investasi. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan pendekatan Long Short-Term Memory (LSTM) sebagai model deep learning sekuensial dan Autoregressive Integrated Moving Average (ARIMA) sebagai model statistik deret waktu dalam memprediksi log-volatility Bitcoin pada pasangan BTC/IDR periode 2018–2025. Dataset historis harian BTC/IDR diperoleh dari platform Binance dengan periode observasi Januari 2018 hingga Desember 2025, kemudian diproses melalui perhitungan log-return, estimasi realized volatility berbasis jendela 7 hari, transformasi logaritmik, serta normalisasi data. Evaluasi model menggunakan metode walk-forward validation dengan metrik Mean Absolute Error (MAE), Root Mean Squared Error (RMSE), dan koefisien determinasi (R²). Hasil penelitian menunjukkan bahwa model LSTM memperoleh MAE sebesar 0,5126, RMSE sebesar 1,0408, dan R² sebesar 0,6803, sedangkan model ARIMA menghasilkan MAE sebesar 0,5430, RMSE sebesar 1,0217, dan R² sebesar 0,7052 pada konfigurasi terbaiknya. Meskipun LSTM memiliki MAE yang lebih rendah, model ARIMA menunjukkan performa yang lebih unggul berdasarkan nilai RMSE yang lebih kecil dan R² yang lebih tinggi, sehingga lebih efektif dalam menjelaskan variasi data serta menangkap fluktuasi ekstrem pada volatilitas Bitcoin. Secara keseluruhan, hasil penelitian menunjukkan bahwa model ARIMA lebih representatif dalam memodelkan dinamika log-volatility Bitcoin dibandingkan model LSTM. Temuan ini menegaskan bahwa pemilihan model prediksi volatilitas perlu mempertimbangkan karakteristik data yang dinamis dan fluktuatif. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan model prediksi volatilitas yang adaptif, khususnya pada pasar cryptocurrency di Indonesia.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

JSON

Publisher

Subject

Computer Science & IT Control & Systems Engineering

Description

The Jurnal Sistem Komputer dan Informatika (JSON) is a journal to managed of STMIK Budi Darma, for aims to serve as a medium of information and exchange of scientific articles between practitioners and observers of science in computer. Focus and Scope Jurnal Sistem Komputer dan Informatika (JSON) ...