Perubahan perilaku konsumen dalam beberapa tahun terakhir tidak terlepas dari pesatnya perkembangan teknologi digital dan penggunaan media sosial yang semakin masif. Kondisi ini mendorong munculnya social commerce, yaitu bentuk perdagangan yang tidak hanya berfokus pada transaksi jual beli, tetapi juga melibatkan interaksi dan pertukaran informasi antar pengguna dalam prosesnya. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana hubungan antara social commerce dan minat beli konsumen dengan meninjau sepuluh penelitian terdahulu yang relevan. Kajian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik analisis isi terhadap berbagai sumber seperti jurnal ilmiah, skripsi, dan artikel penelitian yang dipublikasikan dalam beberapa tahun terakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa social commerce secara konsisten memberikan pengaruh positif terhadap minat beli maupun keputusan pembelian konsumen. Berbagai elemen di dalamnya, seperti ulasan pengguna, electronic word of mouth, interaksi sosial, live shopping, influencer, serta terutama aspek kepercayaan, terbukti berperan dalam membentuk keyakinan konsumen sebelum mengambil keputusan. Dari seluruh elemen tersebut, kepercayaan dan interaksi sosial muncul sebagai faktor yang paling kuat pengaruhnya. Meskipun demikian, dampak setiap elemen dapat berbeda tergantung pada platform yang digunakan, jenis produk, serta karakteristik konsumen yang dituju. Oleh karena itu, diperlukan strategi social commerce yang lebih tepat sasaran agar mampu meningkatkan minat beli secara lebih efektif dalam ekosistem digital.
Copyrights © 2026